Pendakian Terlama Bukit Kapur Ciampea

Share this article on :

        Pendakian selama satu tahun pendakian terlama yang pernah saya alami (31 desember 2014 s/d 1 Januari 2015) yaitu terletak di bukit kapur. tetapi warga sekitar menyebutnya gunung kapur. gunung kapur sendiri terletak di Ciampea kabupaten Bogor patokanya di daerah cibadak masuk gang restoran Napak Rasa. 

Tutup akhir tahun 2014 saya mempunyai rencana untuk lari dari rutinitas dan perkotaan, karena kepenatan yang mendalam membuat saya ingin sekali lari dan lebih dekat dengan alam. Saya langsung menghubungi semua sahabat, berawal dari membuat grup BBM whatsapp dll. Sebenarnya planing kali ini adalah gunung gede / pulau seribu, tetapi mempertimbangkan kondisi keuangan teman-teman dan cuaca yang sangat tidak mendukung, teman saya pun mencetuskan cari tempat yang gak jauh (FYI rumah saya di bojong gede kalo mau mampir + bawa makanan) dan habiskan ongkos tapi bisa ngecamp dan liat kabut !! OK!! dalam hatiku (sebenarnya ini keinginanku juga dari tahun lalu ingin melihat matahari 1 januari) .. tanya sana sini browsing, googling, dan lain2 akhirnya ketemu juga. bermodalkan nekad, bismilah dan info dari ini link  dan link ini saya dan sahabat (Ari, Kevin, dan Maul) pergi meninggalkan rumah dan orang tua menghabiskan malam dengan jalan pikiran kami (ceileh lagu gie).

skip skip skip bosen baca ceritanya langsung ke gambarnya aja yah ini dia :
View Dari Atas Bukit:










Gimana worthed kan? dengan modal kurang dari 50 rb/orang bisa liat view seciamik itu hehe belum lagi pas malam hari kita disuguhi pemandangan ★★★★★ kembang api dari atas, hampir seluruh bogor dan depok terlihat kembang apinya dari sini, foto hasil jepret kawan kami Maul

Malam hari diatas bukit:








Sungguh perjalanan yang tidak sia sia walaupun teman kami kevin sandalnya putus, tikarnya jebol terkena akar2 pohon, karena pada waktu kami sampai dipuncak hampir tidak ada spot untuk kami akhirnya kami membabat alang2 dan tanaman untuk dijadikan camp mau tidak mau karena lapak sudah penuh, kami hanya memakai flysheet dan matras untuk camp, berikut adalah lapak kami 


Susasana di Sekitar camp:









Sebuah petualangan tak ada artinya tanpa mengabadikan sebuah moment inilah moment kebersamaan kami 


Bersama Sahabat Mencari Damai:











dan terakhir setiap sebuah pendakian puncak bukanlah tujuan sebuah petualangan pulang kerumah dengan selamat dan berkumpul kembali dengan keluarga adalah akhir sebuah perjalanan tapi perjuangan belum berakhir :D



Pulang:






Saran untuk para pendaki yang hendak kesini wajib memakai sepatu sangat tidak disarankan memakai sandal, kenapa? medan yang sangat terjal hampir 80° dan medan sangat berlumpur bila hujan agar tidak terpeleset selama pendakian. Satu pesan dari saya apabila hanya ingin membuang sampah ke bukit ini sebaiknya anda jangan kesini ! karena tempat indah ini wajib kita jaga bersama-sama ternyata kami tidak sendiri !! (sorry fo bad quality and amateur video)



6 Responses so far.

  1. M Irvan says:

    boleh minggu ini kita jalan lagi apa?

  2. Izin share ceritanya mas Broo..

  3. M Irvan says:

    sok mangga kang, yuk ah sama2 kita nikmati & jaga gunung kapur .

  4. Anonim says:

    Mantap, btw rumah ane juga di bojonggede, rute dari bojonggede naik apa ya??? Angkot 12??? Thanks infonya :D

  5. M Irvan says:

    klo naik umum kurang tau, soalnya naik motor, ke arah kemang jalan baru lewat Semplak sampai tugu helikopter masuk kearah btr kambing

Leave a Reply

Silahkan Pilih Warna Latar Blog ini Sesuai Dengan kenyamanan Yang Anda Suka

    Site Info

    PRchecker.info

    Like page saya

    Sahabat